Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran kesetimbangan

 Ringkasan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pergeseran Kesetimbangan Pergeseran kesetimbangan kimia dijelaskan oleh Asas Le Chatelier: "Jika suatu sistem kesetimbangan diberi gangguan dari luar, maka sistem akan bergeser ke arah yang mengurangi gangguan tersebut." Berikut faktor-faktor utama yang memengaruhinya: 1. Konsentrasi Konsentrasi reaktan ditambah → kesetimbangan bergeser ke kanan (produk). Konsentrasi reaktan dikurangi → kesetimbangan bergeser ke kiri (reaktan). Konsentrasi produk ditambah → kesetimbangan bergeser ke kiri. Konsentrasi produk dikurangi → kesetimbangan bergeser ke kanan. 📌 Contoh: N₂ + 3H₂ ⇌ 2NH₃ Jika [N₂] ditambah → bergeser ke kanan (produksi NH₃ meningkat). 2. Suhu Bergantung pada sifat reaksi (eksoterm/endoterm): Suhu dinaikkan → bergeser ke arah reaksi endoterm (menyerap kalor). Suhu diturunkan → bergeser ke arah reaksi eksoterm (melepas kalor). 📌 Contoh: N₂ + 3H₂ ⇌ 2NH₃ ΔH = –92 kJ (eksoterm ke kanan) Jika suhu dinaikkan → bergeser ke kiri. ⚠️ Su...

TUGAS KIMIA SYAFIRA ALFAIZAH XI.B

 1.  Jelaskan pengertian dari :  a.Molaritas  b. Laju reaksi  c. Energi Aktivasi  d. Orde reaksi  e. Katalisator Jawaban:  a. Molaritas Molaritas adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan. b. Laju reaksi Laju reaksi  adalah kecepatan perubahan konsentrasi zat (reaktan atau produk) per satuan waktu. c. Energi Aktivasi Energi aktivasi adalah energi minimum yang harus dimiliki oleh zat agar reaksi dapat berlangsung. d. Orde reaksi Orde reaksi adalah besarnya pengaruh konsentrasi pereaksi laju reaksi. e. Katalisator Katalisator adalah zat yang dapat mempercepat laju reaksi, tetapi zat itu sendiri tidak mengalami perubahan kekal. Dengan kata lain dalam reaksi kimia, katalisator tidak ikut bereaksi secara tetap sehingga di anggap tidak ikut bereaksi 2. Data untuk reaksi :    2N₂O₄(g) + O₂(g) → 2N₂O₅(g)   Disajikan dalam tabel berikut: Percobaan [N₂O₄] [O₂] Laju Reaksi (M/det) 1 0,1 0,1 2,1 2 0,1 0,2 2,4 3 0,2 0,2 4,8 ...